Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban tewas keracunan sudah biasa tidur di mobil

Korban tewas keracunan sudah biasa tidur di mobil Satu keluarga tewas keracunan di dalam mobil. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pasar batu Akik Rawa Bening, Jatinegara, dikejutkan oleh sekeluarga tewas di dalam mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi, BD 1821 AH warna hitam. Menurut kesaksian warga, kuat dugaan keluarga tersebut meregang nyawa karena keracunan obat nyamuk.

Seorang warga menyatakan sejak dua bulan lalu keluarga itu sering bermalam di mobilnya. Namun, malam itu anak perempuannya tidak ikut menginap sehingga selamat.

"Mereka sudah lama. Kadang mereka pulang tapi kebanyakan menginap dan tidur di dalam mobil itu. Kadang suaminya tidur di pos jaga itu. Mereka punya anak dua. Satu perempuan, satu lagi laki-laki yang ikut meninggal itu. Apa jadinya ya kalau anak perempuannya juga ada semalam. Kasihan ya," kata warga yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (17/4).

Lanjut warga itu, beberapa hari terakhir sang suami terlihat sakit-sakitan. Wajahnya kelihatan murung seperti memendam masalah.

"Saya sih kenal mereka. Tapi tak tahu nama dari keduanya. Saya selalu panggil Ibu dan Bapak aja kepada keduanya. Tapi yang saya lihat si suami terlihat sakit-sakitan. Ia kurang semangat seperti biasa," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Grandmax BD 1821 AH yang terparkir di Jalan Bekasi Barat, Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (17/4). Korban yang diketahui bernama Buyung (49) Risti (45) dan Chandra (10) diketahui merupakan satu keluarga.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jatinegara, Komisaris polisi Darsil mengatakan, diduga satu keluarga yang tewas ini akibat keracunan obat nyamuk. Pasalnya di dalam mobil ditemukan sisa bakaran obat nyamuk yang terbuat dari kertas di salah satu kaki korban.

"Di dalam mobil kami menemukan bekas obat nyamuk bakar. Dugaan sementara, para korban tewas keracunan karena kaca mobil tertutup," kata Dasril, di lokasi kejadian.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP