Anak perempuan korban ledakan di Surabaya histeris
Merdeka.com - Anak kandung Kamri (45), asal Gresik, Jawa Timur, yang datang ke lokasi ledakan, menangis histeris melihat jenazah ayahnya dievakuasi ke mobil jenazah RSUD dr Soetomo, Surabaya. Firasat kematian sang ayah sudah dirasakan sejak semalam.
Anak perempuan Kamri yang mengenakan kerudung warna coklat itu, sambil menangis tersedu-sedu, menceritakan firasat yang dialaminya itu. Sejak semalam, Kamri terlihat merenung dan seperti orang linglung.
"Ternyata firasat itu, terjadi sekarang, Tadi malam saya tanya dia bilang tidak apa-apa," katanya sambil terus menangis histeris.
Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya, Candra Urat Mangun yang mendampingi anak perempuan Kamri itu, mencoba untuk menenangkannya sambil memeluk erat perempuan yang mengenakan baju batik tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (22/9) sekitar pukul 10.00 WIB, terjadi dua kali ledakan di area pembuangan sampah di bengkel truk Jalan Bantara, Tandes, atau are pergudangan Margomulyo Indah, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam insiden itu, dua orang meninggal di tempat, salah satunya Kamri, satu mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Muji Rahayu. Satu orang selamat dan tidak mengalami luka-luka sedikitpun, karena berada agak jauh dari pusat ledakan. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya