Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anak ikut bela negara, orangtua 'saya pikir disuruh guling-guling'

Anak ikut bela negara, orangtua 'saya pikir disuruh guling-guling' Ilustrasi Bela Negara. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Ratusan orang tua siswa mengawal buah hatinya yang menjadi siswa baru saat mengikuti pendidikan bela negara di enam tempat yakni Mako Lantamal VI, Makodam VII Wirabuana, Yonif Kavaleri 10/Serbu, Yonif Armed Tarik, Yon Raider, dan Markas AURI.

Dilansir Antara, Minggu (24/7), ratusan orang tua siswa tersebut nampak memadati gerbang depan Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI jalan Satando Makassar. Terlihat puluhan kendaraan baik roda dua dan empat berjejeran parkir di area depan Markas Lantamal hingga pinggir jalan.

Beberapa prajurit TNI AL terlihat berjaga-jaga di depan pos agar para orang tua tidak masuk ke dalam lokasi pendidikan bela negara tersebut. Para orangtua hanya dapat melihat sang anak dari jarak 100 meter pintu gerbang Lantamal VI.

Tidak hanya di Lantamal VI, pintu gerbang markas TNI AD seperti di Kodam VII wirabuana, Yonif Kaveleri, Yonif Armed dan Yon Raiders serta markas AURI TNI AU jalan Perintis Kemerdekaan juga dipadati orangtua siswa yang menunggu anaknya selesai mengikuti pendidikan.

"Dari tadi pagi saya mengantar anak saya baru masuk SMA ke sini untuk mengikuti pendidikan bela negara sesuai dengan perintah sekolahnya. Kami menunggunya sampai selesai sore ini" kata Syamsuddin salah satu orangtua siswa yang ditemani sang istri Maimunah, warga Tallo, Makassar.

Sedangkan orangtua siswa lainnya, Irmawati Sukardi mengungkapkan dirinya sengaja mengawal anaknya untuk ikut bela negara bersama orang tua siswa lainnya. Walaupun dia sempat khawatir jika anaknya dilatih ala militer namun kenyataannya hal itu tidak terjadi dan hanya penguatan fisik.

"Saya pikir nanti anak saya disuruh guling-guling, merayap dan sebagainya, ternyata tidak hanya diberikan ceramah dan penguatan fisik saja bukan latihan militer seperti orang-orang bilang," tutur Irmawati di lokasi.

Terhitung jumlah siswa baru yang mengikuti pendidikan bela negara di enam titik markas TNI sebanyak 22 ribu siswa baru, yang sebelumnya hanya 16 ribu siswa baru.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP