Anak Hilmi Aminuddin kabur ke Turki dengan pesawat Turkish Air
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mencegah Ridwan Hakim bepergian keluar negeri pada 8 Februari lalu. Namun, putra Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin itu diketahui telah kabur ke Turki sehari sebelum dicegah.
Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana mengatakan, Ridwan Hakim meninggalkan Indonesia menuju Turki dengan menumpangi pesawat Turkish Air TK67.
"Pada hari Kamis tanggal 7 Februari 2013 pukul 18.49 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata Denny dalam pesan singkatnya, Jumat (15/2).
KPK sendiri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ridwan hari ini sebagai saksi untuk tersangka mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus dugaan suap impor daging.
Merdeka.com mencoba mengkonfirmasi Hilmi Aminuddin kepergian anaknya ke Turki. Namun, pendiri PKS itu tak menjawab teleponnya.
KPK telah mencegah 8 orang dalam kasus ini, yakni Komisaris PT Indoguna Utama Soraya Kusuma Effendi, Direktur Utama Indoguna Maria Elizabet Liman dan Denni P Adiningrat, Ahmad Zaky, Rudy Susanto, Ridwan Hakim dan Jerry Roger, Ketua Asosiasi Pembenihan Indonesia Elda Devianne Adiningrat.
Kasus ini terungkap dari hasil tangkap tangan KPK terhadap 4 orang. Keempat orang yang ditangkap tangan, yakni 2 Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, Ahmad Fatahanah orang terdekat Luthfi dan seorang mahasiswi bernama Maharany.
Kemudian, dalam hasil pemeriksaan terbukti uang suap yang ditemukan sebanyak Rp 1 miliar itu untuk mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Uang suap itu digunakan untuk pengurusan kuota impor daging di Kementan RI.
Mentan Suswono disebut-sebut terlibat dalam pengurusan kuota ini. Namun hal itu telah dibantah olehnya. Mentan Suswono sendiri akan diperiksa Senin depan. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya