Alissa Wahid minta politikus tak mainkan isu agama di Pemilu 2019
Merdeka.com - Dewan Pembina Wahid Institut, Alissa Wahid mengingatkan saat ini banyak politikus yang memainkan isu sentimen agama jelang Pemilu 2019, dengan tujuan untuk mendulang suara dalam Pemilu 2019.
"Saat ini banyak politisi yang memainkan sentimen agama. Mereka terang-terangan memainkan sentimen agama untuk mendulang suara dan menarik simpati dari masyarakat," ujar Alissa Wahid usai menjadi pembicara dialog keberagaman yang diadakan oleh alumni SMA Kolese De Britto, Yogyakarta, Kamis (26/7).
Alissa menyampaikan permainan sentimen agama ini nantinya hanya akan menguntungkan para politikus belaka. Mereka dianggap berhasil meraih kemenangan dan kekuasaan dengan memainkan sentimen agama. Sedangkan korbannya adalah masyarakat bawah.
"Luka kebencian yang ada di masyarakat (karena sentimen agama) tidak terobati. Itu bahayanya," ungkap Alissa.
Alissa menyarankan agar sentimen agama tak dimainkan dalam Pemilu 2019, para tokoh agama musti mengambil peran. Tokoh agama, lanjut Alissa, harus bisa mengedukasi masyarakat tentang sentimen agama.
Alissa meminta kepada para politikus agar tak memainkan sentimen agama dalam Pemilu 2019. Sebab kemenangan yang diraih dengan sentimen agama hanyalah untuk lima tahun ke depan, sedangkan dampaknya bisa lebih panjang.
"Sayangnya kita hanya bisa mengimbau pada para politisi untuk melihat bangsa Indonesia ke depannya seperti apa. (Kepentingan bangsa Indonesia) Jangan digadaikan hanya untuk kepentingan kekuasaan lima tahun mendatang," pungkas Alissa.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya