Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alat pemantau gempa Tangkubanparahu raib, 11 kali dicolong

Alat pemantau gempa Tangkubanparahu raib, 11 kali dicolong Wisatawan Dilarang Mendekat Kawah Tangkuban Perahu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Alat pemantau kegempaan Gunung Tangkubanparahu, Jawa Barat raib dicuri maling. Peralatan yang dicuri adalah seismometer dan battery accu yang dipasang di sekitar kawah ratu.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono mengatakan peralatan pemantau aktivitas kegempaan Tangkubanparahu diketahui hilang Selasa (21/5) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB.

"Hilangnya peralatan pemantauan ini tentunya mengganggu kegiatan pemantauan aktivitas vulkanik Tangkubanparahu," kata Surono, Rabu (22/5).

Dengan hilangnya alat pemantau seismik di sekitar Kawah Ratu dan rusaknya repeater di bibir kawah Ratu maka sejak tanggal 21 Mei 2013, aktivitas kegempaan Gunung yang berada di Kabupaten Bandung Barat ini tidak terpantau.

"Sekarang pemantauan yang dapat kami lakukan saat ini hanya pemantauan visual saja," ucap pria yang akrab disapa Mbah Rono ini.

Menurutnya pencurian alat pemantau Gunung bukanlah kali pertama. Berdasarkan data yang dimiliki PVMBG pencurian peralatan pemantau aktivitas vulkanik Tangkubanparahu telah terjadi sejak tahun 2010.

"Sudah ada sekitar 11 kali alat kita yang raib," ungkapnya.

Sebagai catatan, bahwa letusan terakhir Tangkubanparahu yang terjadi pada bulan Februari-Maret 2013 lalu. "Letusan terjadi di Kawah Ratu yang merupakan kawasan yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan," ungkapnya. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP