Alasan konyol Asifah bantu kekasih bunuh Ade Sara 'Java Jazz'
Merdeka.com - Sesosok mayat bergelang 'Java Jazz' ditemukan Tol JORR Kecamatan Bekasi Barat. Korban teridentifikasi bernama Ade Sara Angelina Suroto berumur 19 tahun.
"Diketahui berdasarkan penyidikan melalui e-KTP," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo di Bekasi, Rabu (5/3) sore.
Ade Sara dihabisi secara kejam. Dia dipukuli, dicekik dan disetrum. Tenggorokan mahasiswi cantik ini juga disumpal kertas.
Polisi bergerak cepat.Pembunuh kejam itu bisa segera ditangkap. Seorang pemuda bernama Hafiz (19), yang ternyata mantan kekasih Ade Sara. Hafiz tega menghabisi nyawa Ade lantaran sakit hati dengan korban.
"Pelaku sakit hati kepada korban karena tidak mau lagi dihubungi dan ditemui oleh pelaku," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Jakarta, Kamis (6/3)
Gilanya lagi, Hafiz mengajak Asifah (19), kekasih barunya. Dalam pembunuhan ini.
Berikut fakta-fakta miris seputar pembunuhan ini:
Asifah takut Hafiz balik ke Ade
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAsifah ikut menghabisi nyawa Ade yang merupakan kawan lamanya sendiri. Alasannya cuma lantaran tidak mau kehilangan Hafiz."Asifah takut Hafiz jatuh cinta kembali ke Ade," ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Rikwanto kepada merdeka.com, Kamis (6/3).Rikwanto menambahkan Asifah juga terlibat dalam membunuh Ade. Namun, Rikwanto enggan memaparkan tindakan yang dilakukan Asifah dalam mengeksekusi Ade. Ade Sara dibunuh dalam mobil secara keji. Mayatnya dibuang di tol.
Asifah disuruh pancing Ade
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHafiz memanfaatkan Asifah untuk memancing Ade untuk bertemu. Polisi masih menyelidik apa kasus ini termasuk pembunuhan berencana. "Asifah menghubungi Ade untuk mengajak bertemu di sebuah kafe di Gondangdia tanpa ada Hafiz," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada merdeka.com, Kamis (6/3).Rikwanto menambahkan akhirnya Asifah dan Ade bertemu di Gondangdia. Lalu datanglah Hafiz dengan wajah polos yang seolah-olah tidak sengaja bertemu Asifah dan Ade."Ketiganya lalu nongkrong bersama," katanya.Tidak lama kemudian, Hafiz dan Asifah mengajak Ade pergi dengan menggunakan mobil milik pelaku. Tidak lama berjalan, di situlah Hafiz dan Asifah menghabisi Ade.
Pura-pura belasungkawa
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHafiz dan Asifah memang terhubung dengan korban. Bahkan Asifah dan Ade Sara adalah sama-sama alumni SMA 36 Rawamangun.Hafiz sendiri sempat mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Ade Sara. Hal itu dia sampaikan di dalam media sosial Path."YaAllah innalilahiwainalilahirajiun.. Semoga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan," tulis Hafiz mengomentari sebuah pemberitaan di media online tentang kematian Ade Sara. Hafiz menulis postingan itu pada Rabu (5/3) kemarin.Hal serupa juga dilakukan Asifah. Dia sempat me-retweet postingan belasungkawa atas meninggalnya Ade Sara.Di profil Twitternya, Hafiz menyebut Asifa sebagai kekasih. Bahkan di akun Twitter Hafiz, foto dirinya dengan Asifah dijadikan sampul depan.
Pura-pura jenguk ke RSCM
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUntuk lebih memuluskan alibi, Hafiz juga melayat jenazah Ade di RSCM. Di sinilah dia ditangkap polisi."Jam 16.00 WIB penangkapan terhadap pelaku atas nama Hafiz, 19 tahun, ditangkap di RSCM pada saat yang bersangkutan melayat korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto , Kamis (6/3).Pelaku merupakan mantan pacar korban. Sementara, satu pelaku lainnya bernama Asifah (19), mahasiswi Universitas Kalbis, Pulomas, Jakarta Timur."Jam 17.00 WIB penangkapan terhadap pelaku atas nama Asifah, 19 tahun, Universitas Kalbis di Pulomas Jaktim," kata Rikwanto
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya