Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan ekonomi, Luhut sebut eksekusi tahap tiga napi narkoba ditunda

Alasan ekonomi, Luhut sebut eksekusi tahap tiga napi narkoba ditunda Ilustrasi Hukuman Mati. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah akan menunda hukuman mati tahap tiga terhadap para bandar narkoba. Sebab saat ini, pemerintah sedang fokus memperbaiki kondisi ekonomi.

"Mereka tidak akan campuri. Saya sudah katakan, kami belum berpikir melakukan hukuman mati sepanjang ekonomi kita masih seperti ini. Kami konsentrasi pada ekonomi, kalau ada apa-apa kita bicarakan. Mereka sepakat," kata Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, usai kunjungan ke Australia di Kantornya, Kamis (19/11).

Menurut Luhut, pertemuan Indonesia dengan Australia pertama kali dilakukan usai kasus penyadapan dan hukuman mati duo Bali Nine. Dia mengharapkan kerjasama dengan Australia dan Indonesia terus dilakukan meski pernah bersitegang masalah penyadapan.

"Kemarin juga Dubes kita Pak Najib tanya saya diskusi kembali sejak hukuman mati, secara bersahabat dan menghormati. Mudah-mudahan Australia sangat menikmati pertemuannya," kata dia.

Selain itu, dia mengatakan, Australia sepakat dengan kerja sama dengan Indonesia mengenai pemberantasan teroris dan militer. Kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti oleh Menhan Ryamizard dan Menlu Retno Marsudi.

"Kemudian akhirnya sepakat hasil pertemuan diwujudkan tindak lanjuti 23 Desember mendatang. Apa itu, masalah penanggulangan teroris, kedua tindak lanjut waktu kegiatan-kegiatan termasuk masalah narkoba, menyepakati bidang-bidang lainnya menyangkut hubungan negara," tandasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP