Alamat palsu surat ancaman untuk ulama Depok
Merdeka.com - Kapolres Depok Kombes Didik Sugiarto menyebut penyidik masih mendalami surat kaleng atau selebaran yang mengancam ulama di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Bahkan, penelusuran ke alamat pengirim di Pondok Kopi, Jakarta Timur, sudah dilakukan oleh kepolisian. Namun ternyata alamat tersebut palsu.
"Masih dalam penyelidikan. Sudah kami cek, tapi yang bersangkutan tidak merasa mengirim," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/3).
Polisi hingga kini belum memastikan siapa pengirim surat tersebut. "(Pengirimnya) Belum, belum tahu, masih penyelidikan," ujarnya.
Sebelumnya, seorang satpam menemukan paket berisi surat ancaman di Cluster Gardenia Blok Q, Tirtajaya, Sukmajaya Depok, Sabtu (3/3). Dalam paket itu tertulis 10 nama ulama yang tinggal di sekitar Grand Depok City. Surat itu berisi akan melakukan penculikan terhadap nama yang tertulis.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya