Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aktivitas Gunung Agung meningkat, Gubernur Bali tetap ke Besakih

Aktivitas Gunung Agung meningkat, Gubernur Bali tetap ke Besakih Gubernur Bali Made Mangku Pastika. ©2017 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Disela acara perayaan hari jadi TNI ke-72, Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang mengenakan pakaian adat sembahyang berpamitan untuk berangkat menuju ke Pura Besakih.

Pastika sebelumnya telah mengungkapkan, bahwa hari ini dirinya akan sembahyang di Pura Besakih yang terletak di kaki Gunung Agung dan masuk dalam zona merah.

Saat berpamitan dengan didampingi Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat ditanya soal jadi sembahyang ke Besakih.

Saat diingatkan mengenai aktivitas gempa yang meningkat, Pastika hanya menganggukkan kepalanya seraya meyakinkan dirinya tetap menuju ke Pura Besakih di Karangasem.

"Mohon doanya dan restunya saja," saut Sudikerta sambil melambaikan tangan dan berjalan mengiringi Pastika.

Untuk diketahui berdasarkan pengamatan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Agung dalam 6 jam terakhir ini dari pukul 00.00 hingga 06.00 WITA sudah terjadi gempa 197 kali. Sedangkan enam jam sebelumnya hanya terjadi 179 kali gempa.

Dari 197 kali gempa itu diantaranya ada gempa Vulkanik Dangkal 52 kali, Vulkanik Dalam terjadi 130 kali, dan Tektonik Lokal ada 15 kali gempa.

"Secara kegempaan dalam 12 jam terkahir ini meningkat,"kata Anwar Sidiq dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi.

Sementara itu Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Bali turut mengimbau semua umat beragama pada hari ini tepat pukul 12.00 WITA semua umat untuk berdoa untuk Gunung Agung.

Ketua FKUB Ida Pelingsir Agung Putra Sukahet menyatakan, dalam rangka mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi akibat aktivitas Gunung Agung sudah selayaknya sebagai umat beragama memohon keselamatan kepada Tuhan Maha Esa.

"Kami menyerukan kepada seluruh umat Hindu, Islam, Budha, Kristen, Katolik, dan Kong Hu Cu di Bali agar melakukan doa secara serentak dimanapun berada berdoa pada Kamis 5 Oktober 2017 pada pukul 12.00 WITA,"terangnya di Denpasar.

Pihaknya menjelaskan, doa serentak ini dilakukan ditempat ibadah masing-masing. Bahkan dapat dilakukan di rumah atau tempat-tempat suci persembahyangan.

Pun demikian, terkait persembahyangan bersama ini, pihak PHDI Bali memastikan masih tetap menyatakan bahwa areal suci pura Besakih ditutup dari segala aktivitas upacara keagamaan terkait aktivitas Gunung Agung.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP