Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aktivis Soroti Budaya Ritual Penyiksaan Hewan

Aktivis Soroti Budaya Ritual Penyiksaan Hewan lomba kucing mirip Bobby The Cat milik Prabowo Subianto. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Direktur Investigasi Scorpion Wildlife Monitoring Group, Marison Guciano menganggap, kasus pemakan kucing hidup-hidup di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, hanyalah sebagian kecil dari peristiwa penyiksaan hewan yang terjadi di masyarakat.

Jika dikaitkan dengan ritual budaya, dia menilai, ada banyak bentuk penyiksaan terhadap hewan yang diabaikan.

"Di Singkawang itu ada perayaan Cap Go Meh itu setiap tahun makan anjing hidup-hidup. Cuma karena mereka beralasan ini bagian dari budaya, itu kemudian diwajarkan," kata Marison saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (30/7).

Kondisi seperti itu pada dasarnya menuntut kesadaran masyarakat. Penyiksaan hewan dalam bentuk apapun seharusnya secara kolektif dianggap buruk dari sisi moral.

"Ya kita semua harus berani melawan setiap kekerasan dan penyiksaan yang terjadi terhadap hewan. Hewan ini kan tidak bisa bersuara untuk dirinya sendiri. Maka kita harus peduli ke sana," jelas dia.

Selain ritual Cap Go Meh di Singkawang, Marison juga mengungkit tradisi Adu Bagong di Jawa Barat. Dimana tradisi itu memfasilitasi pertarungan anjing pitbull dengan babi hutan. Termasuk kebiasaan sabung ayam di berbagai daerah.

"Problemnya ini masyarakat kita merasa hal seperti ini lumrah, biasa," tutupnya.

Diketahui dalam video yang beredar, tangan dan mulut pria itu berlumuran darah ketika memakan kucing hidup-hidup. Sembari berdiri dan berjalan, pria itu terus memakan kucing yang dipegang di tangannya.

"Viral...Adakah yg mengenal bapak dlm video ini ?? Ia memakan hidup2 seekor kucing dan kejadian hari ini di pasar Kemayoran Jakarta pusat....

Please bantu identifikasi pelaku dlm video ini agar bisa ditindak lanjuti ....

Mohon maap ya kalo nyai ga blur video nya Krn nyai ga tau caranya 😭

Repost @seputar_babelplg ..#jadetabekinfo ." tulis @jadetabek.info menyertai unggahan videonya.

Kucing yang dimakan si pria sudah tidak terlihat utuh. Kucing yang dimakannya itu berwarna coklat.

Kemudian terdengar suara si pria berbicara, meski tidak terlihat dengan siapa ia berbicara.

"Masak suruh kita marah terus sama saudara. Coba mengerti sih dulu. Tolong matiin lampunya," ucap si pria.

"Siapa yang nasibnya pengen kayak gini? Siapa hayo? Saya masih sadar ini, kalau enggak sadar habis ini sama saya," sambung dia lagi.

Reporter: Nanda Perdana PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP