Aksi terpuji pendemo punguti sampah yang berserakan
Merdeka.com - Di tengah ribuan massa organisasi keagamaan yang menggelar unjuk rasa di sekitar kawasan Monas, seorang wanita paruh baya mencuri perhatian dengan aksi terpujinya. Wanita itu diketahui bernama Yuli. Dia berinisiatif mengambil sampah plastik yang bertebaran sepanjang jalur long march dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara.
Yuli sengaja membawa kantung plastik hitam besar khusus sampah. Awalnya dia hanya seorang diri memunguti sampah air mineral yang berserakan. Seorang pemuda, Adi (25) yang melihat aksi Yuli tertarik membantunya memunguti sampah. Adi beralasan, tindakannya ini untuk membuktikan bahwa demo yang dilakukan umat muslim tidak anarkis. Umat Islam peduli dengan kebersihan.
"Dari tadi kita teriak untuk jangan asal buang sampah sembarangan. Bawa sampah masing-masing kalau udah ketemu tempat sampah baru dibuang disitu," kata Adi.
Mendengar penyataan Adi, Ibu Yuli tertawa. Dia menuturkan pentingnya kesadaran terhadap lingkungan apalagu jika dilakukan oleh kaum muda.
"Yang kayak begini harusnya bisa dicontoh. Jangan cuma ngotorin aja," ucap bu Yuli. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya