Aksi teatrikal pakai uang palsu, mahasiswa ditangkap
Merdeka.com - Demonstrasi mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di depan Kilang Pertamina, Cilacap, berlangsung tegang. Seorang mahasiswa koordinator aksi ditangkap polisi karena menggunakan uang palsu dalam aksi teatrikal yang sedang dilakukan kelompoknya.
Aksi teatrikal, Kamis (29/3), dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Cilacap itu menceritakan tentang kenaikan harga BBM yang hanya menambah penderitaan rakyat.
Dalam aksinya, seseorang mahasiswa yang berperan penguasa membagi-bagikan uang pecahan Rp 100 ribu kepada masyarakat sebagai gambaran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Aksi dijaga puluhan aparat polisi.
Merasa ada yang aneh dengan uang yang digunakan dalam aksi tersebut, Kepala Satuan Obyek Vital Polres Cilacap, AKP Asep Hidayat, lantas mengambil uang tersebut.
“Mencetak uang seperti ini tidak diperbolehkan undang-undang,” tegas Asep sesaat setelah merampas uang itu.
Adu mulut pun sempat terjadi antara Asep dengan pengunjuk rasa. Mahasiswa menilai, cetakan uang kertas tersebut sudah biasa digunakan dalam aksi teater di kampusnya. Bahkan, kata dia, cetakan uang yang mirip asli sering digunakan dalam acara televisi seperti Opera van Java. Sekilas uang itu memang mirip dengan yang asli meskipun ukurannya lebih kecil.
Kepolisian Resor Cilacap kemudian menangkap Irvan Pratama, koordinator aksi mahasiswa tersebut. Saat ini Irvan masih diperiksa di Mapolres Cilacap. Pengunjuk rasa yang lain tetap melanjutkan aksinya di Kilang Pertamina Cilacap. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya