Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aksi Kombes Krishna Murti di tengah demo rusuh sopir taksi

Aksi Kombes Krishna Murti di tengah demo rusuh sopir taksi Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ratusan sopir taksi turun ke jalan memprotes beroperasinya taksi online. Aksi itu berujung keributan di mana-mana. Polisi pun sempat kewalahan mengadang demo tersebut.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti memimpin langsung anak buahnya untuk mengawal demo. Krishna terlihat memantau dari jembatan penyeberangan untuk memetakan titik-titik aksi.

Dengan dikawal dua sampai tiga anggotanya dia mendekati para sopir dan memintanya untuk tidak emosi. Beberapa pendemo di Jalan Sudirman Thamrin diminta tak terus merangsek maju.

Krishna juga memerintahkan anak buahnya menggeledah ratusan driver ojek online yang tengah konvoi. Para driver aplikasi tersebut konvoi dari arah Bundaran HI menuju Senayan.

"Lima menit untuk saya perintahkan geledah semua, habis itu suruh mereka bubar," ujar Krishna saat memimpin anak buahnya, Jakarta Selatan, Selasa (22/3).

"Periksa mereka, kalau ada senjata tajam kita tindak tegas," tegasnya.

Seluruh driver berbasis aplikasi ini diminta membuka jaket dan juga tidak diperkenankan memakai helm yang bertulisan ojek online. Setelah melakukan sweeping di Jalan Sudirman-Thamrin, Krishna dan anak buahnya menuju ke gedung DPR MPR.

Dia juga sempat berorasi naik ke atas mobil terbuka. Menurutnya, silakan para sopir menggelar aksi asal tidak melanggar aturan. Dia pun menegaskan pendemo anarkis akan berhadapan langsung dengan aparat.

"Jangan anarkis. Kami tegas namun tetap humanis. Yang rusuh kami tangkap, yang baik kami layani dengan baik," tuturnya.

Rupanya kedatangan Krishna ini cukup menarik perhatian. Mantan Kapolsek Penjaringan itu sempat diminta selfie oleh para sopir. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP