Aksi kekerasan di Papua ulah gengster?
Merdeka.com - Maraknya aksi kekerasan di Papua selama ini telah meresahkan warga yang tinggal di wilayah itu. Sejumlah peristiwa kekerasan seperti penembakan di Kota Jayapura dinilai seperti aksi para gengster oleh Ketua Aliansi Demokrasi Papua (ALDP) Latifah Anum Siregar
"Aksi Ini seperti gengster menurut saya, karena ada identitas korban dan pelaku yang belum terungkap," kata Latifah Siregar dalam diskusi Papua Lawyer Club seperti dilansir Antara, Sabtu (9/6).
Menurut Latifah, sejumlah aksi kekerasan ataupun penembakan di Papua harus mendapat perhatian serius dari semua pihak, bukan saja dibebankan kepada aparat keamanan seperti kepolisian, tetapi peran dari warga juga sangat diperlukan untuk mengungkap kasus penembakan ini.
"Saya berikan apresiasi apa yang dilakukan oleh kepolisian setempat, tetapi semua pihak juga harus ikut berperan ungkap masalah ini," katanya.
Latifah juga mengatakan masalah yang ada di kota berjuluk mutiara hitam itu bukan hanya aksi peristiwa penembakan dan kekerasan lainnya tetapi juga infrastruktur dan suprastruktur kota Jayapura.
"Yang terjadi di Papua masalahnya cukup kompleks, bukan saja penembakan tetapi infrastruktur dan suprastruktur juga bermasalah," tambahnya.
Sementara itu, Waka Polda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mengungkap kasus penembakan yang terjadi akhir-akhir ini di Kota Jayapura dan tentunya peran dari warga untuk memberikan bantuan keterangan sangat diperlukan.
"Kami terus bekerja untuk mengungkap kasus penembakan ini. Secara terpisah kalau kasus kriminal lainya seperti pencurian, pembobolan brankas dan lainya sudah berhasil kami ungkap dan itu semua karena peran warga yang memberikan input kepada Polisi," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya