Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aksi dukung Bambang Widjojanto dapat tandingan dari massa loreng

Aksi dukung Bambang Widjojanto dapat tandingan dari massa loreng Aksi Save KPK. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Para pegiat antikorupsi yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi unjuk rasa di pelataran Gedung KPK untuk memprotes penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto oleh Badan Reserse Kriminal Polri. Tetapi, aksi mereka mendapat tandingan dari sekelompok massa lain.

Massa itu mengaku berada di bawah nama Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air (PEKAT). Mereka datang dengan kekuatan sekitar seratus orang dan membawa mobil pikap yang diisi seperangkat pengeras suara. Sebagian dari mereka mengenakan setelan pakaian paramiliter loreng berwarna kombinasi abu-abu, kuning, dan biru.

Mereka menggelar aksi di jalur lambat Jalan H.R. Rasuna Said, tepat di depan Gedung KPK. Akibatnya, jalur itu mesti ditutup dan jalan itu tersendat dari arah Menteng menuju Warung Buncit. Sekitar 50 anggota polisi dan sebuah kendaraan meriam air disiagakan mengawal demo PEKAT.

Menurut sang orator PEKAT, aksi mereka dilakukan buat mendesak Ketua KPK Abraham Samad mundur. Sebab mereka menyatakan Samad sudah tidak layak memimpin KPK lantaran beberapa perbuatan tercela.

"Abraham Samad bermain politik. Abraham Samad tidak pantas menduduki KPK," kata sang orator pekat dalam orasinya di depan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/1).

Tak mau kalah, massa Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi sesekali menyoraki saat pengunjuk rasa dari PEKAT melakukan orasi. Bahkan, mereka juga terus menggemakan slogan "Save KPK, Save Indonesia.' Mereka juga meminta supaya rakyat ikut bersama melawan upaya pelemahan KPK.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP