Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aksi bela Rohingya, pendemo minta polisi turunkan bendera Myanmar

Aksi bela Rohingya, pendemo minta polisi turunkan bendera Myanmar Demonstran salat berjemaah di depan Kedubes Myanmar. ©2017 merdeka.com/ronald

Merdeka.com - Pendemo yang beraksi di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar meminta polisi untuk menurunkan bendera Myanmar. Jika tidak, mereka menilai pihak berwenang membela kekerasan yang dialami etnis Rohingya.

"Kami tidak akan merangsek masuk. Kami tidak minta banyak. Kami cuma minta bapak polisi turunkan bendera itu (Bendera Myanmar), turunkan bendera itu. Kalau polisi menurunkan bendera itu berarti polisi berpihak ke rakyat," ujar seorang orasi melalui pengeras suara, di depan Kedutaan Besar (Dubes) Myanmar, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

Orasi tersebut merupakan buntut dari kekerasan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya. Di mana Rohingya menurut massa telah dibunuh secara kejam.

"Saya bukan untuk provokasi, cuma ini semua dari hati nurani saja," katanya.

Selain itu, orator menyebutkan kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus cepat tanggap dengan brutalnya militer Myanmar. Mereka meminta Jokowi untuk segera turunkan bendera Myanmar.

"Bukan kita minta. Tapi harusnya presiden berpikir sendiri untuk turunkan bendera itu karena tak pantas di negara kita. Kita minta turunkan bendera Myanmar sekarang juga," ujarnya.

"Usir, usir, usir Myanmar. Usir Myanmar sekarang juga," seruan massa. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP