Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akibat beredar beras plastik, omset pedagang di Solo turun

Akibat beredar beras plastik, omset pedagang di Solo turun Penjual beras di Manado. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dampak negatif beredarnya beras berbahan plastik mulai dirasakan sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kota Solo. Mereka mengeluh karena omset penjualan mereka menurun, lantaran jumlah pembeli beras mulai berkurang. Para konsumen bahkan mulai ragu dengan keaslian beras yang dijual oleh para pedagang.

Pantauan di Pasar Harjodaksino, Gemblegan, Solo sejumlah pedagang mengaku jumlah pembeli di kiosnya mulai berkurang. Sehingga omset penjualan yang biasanya tinggi turun cukup signifikan.

"Biasanya dalam satu hari, saya bisa menjual 500 kilogram lebih. Tetapi sekarang turun hingga 30 persen lebih," ujar Isminah, Kamis (20/5).

Di Pasar Legi, kondisinya tak jauh berbeda, sejumlah pedagang juga mengeluh, omset penjualan beras menurun akibat beredarnya isu beras plastik di pasaran. Mereka berharap pemerintah segera menentukan langkah langkah antisipasi, termasuk melarang adanya beras impor.

"Sudah tiga hari ini omset penjualan saya turun, padahal saya tidak menjual beras impor. Saya hanya mengambil beras dari petani lokal di Solo dan sekitarnya," kata Hartini, salah satu pedagang di Pasar Legi.

Menurut Hartini, saat ini masyarakat mulai ragu dan khawatir dengan keaslian beras yang dijual pedagang akibat beredarnya beras plastik. Dia mengaku sejak puluhan tahun berjualan beras baru kali ini menemukan kasus beras plastik. Dia berharap pemerintah segera melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi keadaan ini, sehingga tidak merugikan para pedagang beras.

"Kami berharap pemerintah betul-betul melaksanakan janjinya untuk tidak mengimpor beras, karena hingga saat ini stok beras lokal masih banyak dan harga relatif stabil meskipun mendekati bulan puasa," pungkasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP