Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akibat banjir, warga Ambon kesulitan cari makanan berbuka

Akibat banjir, warga Ambon kesulitan cari makanan berbuka ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah permukiman di Kota Ambon dan sekitarnya, pada hari Rabu (1/8), menyebabkan dua pasar Ramadan yang menjual makanan berbuka puasa terpaksa ditutup.

Pasar Ramadan di jalan Sultan Baabulah khususnya di depan Masjid Raya Alfatah maupun di perbatasan kawasan Mardika-Batu Merah yang biasanya ramai, tampak tutup. Tidak ada satu pun pedagang yang berjualan di pasar Ramadan di ruas jalan depan Masjid Alfatah.

Lapak-lapak berukuran 1x1,5 meter yang biasanya ditempati ratusan pedagang untuk menjajakan aneka kue dan penganan berbuka puasa di ruas jalan itu terlihat kosong.

Sebagian lapak terlihat patah dan sebagian lainnya dipindahkan ke trotoar, karena sebelumnya di lokasi tersebut digenangi air yang meluap dari permukiman maupun sungai hingga ketinggian satu meter.

Sedangkan pasar Ramadan di perbatasan Mardika-Batu Merah hanya terlihat beberapa pedagang yang menjual aneka kue berbuka puasa.

"Tidak ada pedagang yang menjual kue dan penganan berbuka puasa," ujar Zairin, salah seorang warga Waihaong kepada sejumlah warga yang datang untuk membeli penganan berbuka puasa seperti dikutip Antara.

Zairin mengaku, ruas jalan itu sempat dilanda banjir kiriman dari permukiman sekitar dengan ketinggian air hingga mencapai satu meter, sehingga melumpuhkan arus kendaraan yang melewati ruas jalan itu.

"Airnya meluap dari permukiman warga di Soabali dan Jalan Baru, serta dari sungai Pohon Puleh," katanya.

Ia mengaku sebagian besar pedagang yang berjualan di pasar Ramadan di ruas jalan Sultan Baabulah adalah warga Soabali, Jalan Baru, Silale dan Waihaong, di mana lokasi permukiman mereka juga ikut terendam banjir.

"Kemungkinan besar rumah-rumah mereka terendam banjir sejak Rabu dinihari, sehingga tidak bisa membuat kue dan penganan berbuka puasa," ujarnya.

Beberapa warga yang datang ke dua pasar Ramadan itu kecewa karena tidak bisa membeli penganan untuk berbuka puasa.

"Saya tidak tahu harus membeli penganan berbuka puasa di mana lagi. Biasanya hanya di ruas jalan depan Masjid Alfatah atau Batu Merah. Tetapi saat ini semuanya tutup akibat banjir yang melanda kota Ambon hari ini (Rabu)," ujar Arman Bonaoge, warga Kebun Cengkih, Kecamatan Sirimau. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP