Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akbar Faizal soal Waseso ngeluh sipir lapas halangi BNN: Hajar saja!

Akbar Faizal soal Waseso ngeluh sipir lapas halangi BNN: Hajar saja! Akbar Faizal. ©2014 Merdeka.com/agil

Merdeka.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengeluhkan adanya halangan dari anggota sipir ketika petugas melakukan penggeledahan narkoba di Lembaga Permasyarakatan (Lapas). Menanggapi itu, anggota Komisi III DPR, Akbar Faizal mengatakan agar BNN tidak perlu takut untuk memberikan tindakan tegas kepada petugas sipir yang demikian.

"Hajar saja. Anggota sipir yang kayak gitu hajar saja," kata Akbar kepada merdeka.com di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1).

Menurut politisi Partai NasDem ini, keterlibatan para anggota sipir bukan lagi barang baru. Meski kerap dengar, pemerintah kata dia kurang menanggapi. "Itu bukan dugaan lagi. Sudah terbukti. Hanya penyikapan kita saja yang bagaimana," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso tidak membantah masih banyak peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Jaringan narkoba di dalam lapas bisa leluasa bergerak karena faktor pembiaran dan disengaja.

"Petugas lapas mudah dipengaruhi, lalu kamera CCTV di lapas tidak berfungsi karena disengaja agar tidak bisa dimonitor," kata Budi Waseso di kantor BNN, Cawang, Jakarta, Selasa (26/1).

Dia membeberkan, di dalam lapas, bandar narkoba bebas menggunakan telepon genggam, laptop, alat pengisap narkoba. Budi Waseso yakin petugas sipir atau lapas masuk jaringan bandar narkoba. Kecurigaannya karena tiap kali BNN atau kepolisian melakukan penggeledahan, petugas lapas seolah menghalangi.

"Jelas-jelas mereka (petugas sipir) terlibat, bagaimana alat-alat narkoba masuk? Padahal petugas polisi saja sulit masuk ke lapas harus ada surat tugas dan harus izin dulu. Di Lapas ada laptop, HP dan narkoba masuk, jika petugas lapas sindikat mafia, ya kita serbu lapas karena petugas merupakan sindikat bandar narkoba," kata dia.

Budi Waseso akan bertemu Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Dirjen Pemasyarakatan I Wayan untuk membahas peredaran narkoba di Lapas dan petugas sipir yang menghalangi petugas BNN dan kepolisian saat melakukan penggeledahan di Lapas.

"Nanti saya akan ketemu dulu, kalau petugas lapas menghalangi juga kita serbu lapas," kata dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP