Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akbar: Adnan Buyung tidak peragu

Akbar: Adnan Buyung tidak peragu Adnan Buyun Nasution. Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung menilai, buku "Nasihat untuk SBY" sebagai gambaran pribadi Adnan Buyung Nasution. Menurut Akbar, tulisan Buyung memperlihatkan sikap-sikap sangat kritis dan tidak ragu untuk menyampaikan pendapatnya.

"Memang itu memperlihatkan sikap Bang Buyung yang sangat kritis dan juga orang tidak ragu untuk menyampaikan pendapat. Saya kira orang seperti ini sangat kita butuhkan," kata Akbar usai acara peluncuran buku "Nasihat untuk SBY" di Pullman Hotel, Jakarta, Jumat (25/5).

Menurut Akbar, sikap itu sudah tergambar jelas sejak Buyung ikut terjun dalam pelbagai aksi menuntut demokrasi. Sejak muda, Buyung tergabung pada angkatan 66 dan sikap kritis itu berlanjut hingga masa kepemimpinan Presiden Soeharto.

"Saya ingat Bang Buyung pada tahun 66. Saya ingat sikapnya sama dengan waktu itu," ucapnya.

Idealisme menjadi pemahaman sangat besar bagi Buyung dalam mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah. Bahkan, pemerintahan Soeharto juga tidak lepas dari kritik ketika mulai melenceng dari idealisme demokrasi.

"Ketika dia melihat pemerintahan orde baru juga menyimpang dari idealisme yang ada pada beliau, dia pun juga tidak ragu-ragu untuk mengkritik," tandasnya. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP