Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aji mumpung KK Dheeraj, tak ada restu biopic Jokowi jalan terus

Aji mumpung KK Dheeraj, tak ada restu biopic Jokowi jalan terus jokowi dan istri kunjungi rusun tanah tinggi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketenaran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) menggelitik produser yang dikenal sering membuat film horor esek-esek, KK Dheeraj untuk menyuguhkannya dalam sebuah film. Dengan biaya mencapai Rp 15 miliar, Dheeraj akan menghadirkan tontonan itu pada Juni depan.

Namun, film Jokowi belum mendapat restu dari Jokowi . Malah, Jokowi menyampaikan kekecewaannya karena film garapan Dheraaj tak sesuai dengan perjalanan hidup yang dilakoninya.

Pemeran utama film Jokowi , Teuku Rifnu Wikana harus rela kehilangan berat badannya untuk berperan sebagai Jokowi . Dalam sebulan, Rifnu Wikana harus turun 11 kilogram. Alhasil, ia memakai beberapa cara agar bisa mendapatkan target yang diinginkan.

"Awalnya kaget sekali diminta mainkan film ini, berat badan saya 83 kg. Saya harus turunkan 11 kg, gimana caranya. Buat turun, sampai disetrum, akupuntur, lari, selama syuting makanan diperhatikan. Sangat diperhatikan," kata Rifnu dalam konferensi pers di Musro, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Selain dari sisi fisik, Rifnu juga menggali beberapa referensi dari buku, penuturan orang yang bersinggungan langsung dengan Jokowi serta ikut blusukan dengan sang Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"KK (Dheeraj) beri referensi sangat banyak. Bertemu Jokowi sulit, jadi beliau blusukan ke mana-mana saya ikuti. Ini tokoh yang sangat datar, mata kosong tapi mikir. Kalau ekspresif gitu gampang," lanjutnya.

Sedangkan pemeran istri Jokowi Iriana, Prisia Nasution mengatakan Jokowi adalah sosok yang hebat. Namun di balik kehebatannya tersebut, ada seorang wanita hebat yang selalu memberikan dukungan kepadanya.

"Ibu Iriana itu sosok yang kuat di belakang Jokowi , tapi di depan dia sebagai seorang istri. Makanya memang pernah ada ungkapan, di belakang pria hebat, ada sosok wanita yang juga hebat," kata Prisia.

Prisia mengaku banyak mengambil pelajaran positif dari pasangan Jokowi dan Iriana. Meski memiliki peran kuat bagi Jokowi , namun Iriana bukanlah istri yang menyetir suami.

"Banyak sekali keputusan yang Pak Jokowi ambil itu ternyata ide dari Ibu Iriana. Namun, dia bukan tipe orang yang menyetir suaminya. Dan di depan dia sebagai istri yang meladeni, mengurus anak. Banyak sekali pelajaran positif," lanjut Prisia.

Meski para pemeran utama menilai positif film tersebut, namun Jokowi bersikeras tidak mau jika dirinya dijadikan sebagai tokoh utama dalam film tersebut lantaran bisa merugikan citranya bilamana alur dan perwatakan tidak sesuai.

"Lah iya, karena itu (bisa merugikan), saya enggak mau. Karena saya ngerasa enggak seperti itu," tegas Jokowi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (22/5).

Mantan Wali Kota Solo itu sejak awal tetap bersikukuh dirinya tidak mau dijadikan tokoh utama sebuah film. Jokowi berpendapat, dirinya merasa tidak layak karena hanya seorang tokoh kecil. Apalagi film tersebut dilihat dan dipertontonkan ke seluruh Indonesia.

"Di depan saya ngomong, saya tidak mau, karena saya tidak seperti itu. Saya baru kemarin dibicarakan," kata Jokowi .

"Tokoh, ndak saya bukan tokoh, hanya tokoh kecil-kecilan," tandasnya. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP