Ajak duel bandit, Adrian gagalkan perampokan rumahnya
Merdeka.com - Keberanian pemuda yang satu ini sepertinya harus diacungi jempol. Berbekal nyali yang dimiliki, Adrian Hartanto Wijaya berhasil menggagalkan aksi perampokan di rumahnya. Bahkan, satu di antara perampok berhasil ditangkap.
Peristiwa itu bermula saat lima orang perampok menyambangi rumah Adrian di Jalan Darmo Permai Gang II No 31, Surabaya, Jumat (6/7) sekitar pukul 04.00 WIB. Dua orang perampok masuk ke dalam rumah, sementara tiga orang lainnya berjaga di luar.
Namun, kedatangan para bandit itu diketahui salah seorang penjaga rumah, Sularso (28) yang kemudian berteriak kencang. Adrian yang saat itu sedang tidur pun terbangun. Ia lantas berlari menuju arah teriakan. Tapi, ia justru mendapati dua orang bandit yang tengah mengacak-acak rumahnya.
Tak mau banyak berpikir, Adrian pun menantang kedua bandit berduel. Meski kedua bandit itu menggunakan senjata tajam, Adrian dapat mengimbangi perkelahian tak seimbang itu.
Akhirnya, Adrian pun jatuh terkapar dengan sejumlah luka bacokan. Sementara seorang perampok terkapar babak belur dan seorang lagi melarikan diri dengan tiga orang temannya yang menunggu di luar rumah.
Polisi yang datang ke lokasi kemudian membawa Adrian dan perampok itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
"Senjata pelaku sempat melukai dahi korban dan tangan rekan tersangka sendiri," kata Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Rakidi di RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/7).
Pihaknya hingga kini masih berusaha mengejar empat tersangka lain yang kabur. "Perampok yang diamankan ini berinisial Samsul (26), warga Pulosari Wonokromo, Surabaya. Dia kami amankan karena pingsan setelah mengalami luka bacok di tangannya," pungkas dia. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya