Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aisyah, korban JPO roboh Pasar Minggu baru rayakan ulang tahun

Aisyah, korban JPO roboh Pasar Minggu baru rayakan ulang tahun JPO di Pasar Minggu roboh. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Duka mendalam terlihat saat kedua jenazah korban JPO Pasar Minggu disemayamkan di rumah duka di Gang Nyamuk Cagar Alam, RT 005/RW 006, Pancoran Mas, Depok, Minggu (25/9).

Isak tangis dan suasana haru menyelimuti keluarga Darso (55) karena istri dan cucunya tewas dalam peristiwa naas sore kemarin. Adalah Sri Hartati (52) dan Aisyah Zahra Ramadhani (8) yang meregang nyawa ketika berteduh di JPO tersebut saat hujan deras disertai angin kencang.

Saat pergi ke Pasar Minggu, Darso dan keluarganya tak memiliki firasat apapun. Mereka pergi sejak pagi dari rumahnya menuju penampungan TKI untuk menemui Oktavia Hariani yang merupakan ibu Aisyah.

Tak ada yang menyangka kalau Sabtu kemarin adalah pertemuan terakhir ibu dan anak itu. Di penampungan TKI yang ada di Pasar Minggu, Aisyah bersama ibu dan keluarga besarnya baru saja merayakan ulang tahun.

"Aisyah ulang tahun Jumat (23/9). Ke sana karena mau merayakan bersama ibunya," kata Darso, suami Sri dan juga kakek Aisyah, Minggu (25/9).

Di sana, mereka merayakan ulang tahun Aisyah secara sederhana. Pertemuan itu diminta oleh Oktavia lantaran ibu Aisyah itu akan berangkat ke Taiwan sebagai TKW.

"Ibunya yang minta karena Aisyah ulang tahun dan dia (ibunya) mau ke Taiwan," ceritanya.

Saat berangkat, mereka merasa tidak ada yang aneh. Sri dan Aisyah berangkat naik kereta. Karena sudah hampir sore, mereka pun memutuskan untuk pulang ke Depok.

Saat pulang, anak bungsu Darso terlebih dahulu mengantarkan Sri, Aisyah dan Abbiyu Alfaiq (5) ke Stasiun Pasar Minggu. Setelah itu sang bungsu kembali ke penampungan untuk menjemput Darso.

Diduga karena hujan deras, Sri dan kedua cucunya berteduh di JPO. Saat itu tiba-tiba jembatan ambruk. Dirinya baru tahu ada kejadian itu ketika melintas di underpass.

"Tadinya saya nggak tahu. Ditelpon nggak dijawab-jawab," ceritanya.

Dirinya baru tahu istri dan cucunya menjadi korban setelah keduanya di rumah sakit. Sri berada di RSUD Pasar Minggu, sedangkan Aisyah di RS Siaga. "Mereka meninggal dunia," katanya.

Sementara itu, Abbiyu dirawat di RS Fatmawati dengan luka parah. Kemudian dia dirujuk ke RS Tarakan. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP