Airin Tutup Program Open Office Gara-Gara Banyak Warga Curhat Soal Pilpres
Merdeka.com - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany akan menutup sementara program Open Office yang biasa diselenggarakan setiap Jumat pagi. Keputusan tersebut menyusul banyaknya curhatan dari warga mengenai Pemilu.
Open Office ala Airin ini, sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2015. Kegiatan ini sengaja dirancang Pemkot untuk menyerap aspirasi dan kaluh kesah warga di setiap Jumat pagi.
"Open Office kita tutup dulu, karena mohon maaf banyak yang arahnya ke Pileg dan Pilpres," kata Airin di acara Peletakan Batu Pertama Masjid Abbu Bakar Shiddiq, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (16/1).
Penutupan itu, lanjutnya, juga berdasarkan saran dan masukan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), seperti saat Pilkada Tangsel dan Pilgub Banten waktu itu.
Namun begitu, bukan berarti keluh kesah warganya, untuk disampaikan kepada Airin dibatasi. "Kalau warga dateng ya biasa saja, kaya setiap hari kita monitor, tapi tidak ketemu dengan saya, kalau Open Office kan setiap Jumat bisa ketemu saya atau staf ahli atau staf khusus," jelasnya.
Kegiatan Open Office ini lanjut dia, akan kembali dibuka bagi warga Tangsel, setelah ajang Pemilu 2019. "Nanti kita buka kembali, hanya sementara," ucapnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya