Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok naik pitam disebut karyawan Podomoro, samakan Rizal dengan DPRD

Ahok naik pitam disebut karyawan Podomoro, samakan Rizal dengan DPRD Menko Kemaritiman dan Ahok di pulau reklamasi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama naik pitam mendengar saat Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menyebutnya sebagai karyawan Podomoro Grup. Pria yang akrab disapa Ahok itu menganggap pernyataan Rizal tak pantas disampaikan.

"Makanya kalau dia ngomong kayak gitu menurut saya enggak pantes, ngomong kalimat ini gubernur atau karyawan Podomoro? Kalau gua karyawan Podomoro, gua udah kenain 15 persen bos," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (20/7).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai, tuduhan Menko Rizal laiknya anggota DPRD yang menuding dirinya sebagai Gubernur Podomoro. Akan tetapi malah mereka yang tertangkap tangan dalam kasus penyuapan dan korupsi.

"Jadi itu tuduhan sama lah kayak oknum DPRD, dulu tuduh saya Gubernur Podomoro. Enggak tahunya yang nego-nego sama mereka siapa, terima duit Ariesman siapa, DPRD juga," ungkap Ahok.

Sebelumnya, sikap tegas Menko Maritip Rizal Ramli mendapat perlawanan dari Ahok. Bahkan, Ahok mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertanyakan penghentian reklamasi Pulau G berdasarkan instruksi Presiden atau tidak.

Sikap Ahok mengundang pertanyaan bagi Rizal. Menurut Rizal, yang berang atas penghentian reklamasi Pulau G itu sebenarnya bukan Ahok melainkan pengembang.

"Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot, dia gubernur DKI atau karyawan pengembang?" ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/7).

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP