Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok kesal kasus Sumber Waras dibuat pansus, Bantar Gebang tidak

Ahok kesal kasus Sumber Waras dibuat pansus, Bantar Gebang tidak Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terheran-heran mengapa DPRD terkesan tebang pilih dalam melakukan fungsi pengawasan. Sebelumnya, kata Ahok, DPRD terkesan ngotot membuat Pansus saat BPK menemukan ada indikasi kerugian daerah dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

Menurut orang nomor satu DKI Jakarta ini, BPK telah menyebutkan ada temuan pelanggaran pengelolaan sampah Bantar Gebang oleh pihak pengelola, yakni PT Godang Tua Jaya dimana terbukti melakukan Joint Operation dengan PT NOEI (Navigate Organic Energy Indonesia). Padahal, menurutnya, hal tersebut tidak diperbolehkan oleh Pemprov DKI dan BPK. Terlebih lagi, lanjut Ahok rekening kedua perusahaan terpisah, itu tidak boleh.

"Sumber Waras mengapa mereka ngotot? Karena temuan BPK kan. Masa Bantar Gebang diam-diam semua sih?" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (30/10).

Mantan Politisi Gerindra ini menambahkan, dulu DPRD bersikeras apapun temuan BPK pihaknya akan langsung membuat tim Pansus guna proses pengawasan. Ahok menyayangkan mengapa untuk kasus pengelolaan sampah Bantar Gebang, DPRD tidak membuat Pansus dan terkesan tenang.

"DPRD kan pintar bikin pansus-pansus kalau temuan BPK masih diterusin enggak? Dulu mereka bilang temuan BPK patut dan wajib dilaksanakan. Kok yang Bantar Gebang enggak ya?" tutup Ahok.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP