Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aher sebut kalimat 'sampurasun' tidak bertentangan dengan Islam

Aher sebut kalimat 'sampurasun' tidak bertentangan dengan Islam Ahmad Heryawan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Imam Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, kini tengah menjadi soroton. Ucapan dia menyatakan 'sampurasun' tidak bisa disamakan dengan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, dan diubah menjadi 'campur racun'.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, hanya meminta semua pihak menahan diri. Namun menurut dia, sebenarnya kata 'sampurasun' tidak mengusik akidah.

"Saya harus katakan, bahwa dengan kalimat sampurasun enggak ada masalah apapun. Secara agama enggak ada masalah, karena menjadi bagian dari budaya. Kaidah agama ada istilah budaya, kebiasaan bisa menjadi norma sepanjang tidak bertentangan dengan akidah. Sampurasun enggak ada pertentangan akidah, sebagaimana orang Batak mengatakan 'Horas', Jabar 'wilujeng sumping," kata pria akrab disapa Aher, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (27/11).

Aher meyakini Habib Rizieq tidak sengaja mengucap kata itu.

"Tentu Habib saya tidak yakin miliki niat untuk menghina, mungkin terpeleset. Jadi Faktor ketidaksengajaan," ujar Aher.

Aher juga meminta pihak-pihak merasa dirugikan dengan pernyataan Habib Rizieq mendahulukan dialog. Dengan cara itu, dia yakin semua bisa tahu apa yang latar belakangnya, hingga akhirnya terlontar ucapan itu.

"Intinya adalah kedepankan dialog. Itu harus bisa selesai. Bahwa bisa sangat memahami kenapa ada masyarakat Jabar tersinggung dengan pelesetan tersebut," ucap Aher.

Aher menambahkan, sampurasun sebenarnya memiliki makna positif dan sebagai identitas orang Sunda. Biasanya, lanjut dia, sampurasun digunakan orang buat menyapa dalam sebuah acara.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP