Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aher sebut banjir bandang gara-gara warga Garut serobot lahan hijau

Aher sebut banjir bandang gara-gara warga Garut serobot lahan hijau Banjir bandang Garut. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, dua ribu hektare lahan di Garut diserobot warga sehingga terjadi alih fungsi lahan. Alhasil, pengambilalihan itu disinyalir menjadi salah satu penyebab banjir bandang hingga meluluhlantakkan Garut.

"Di sana ada dua ribu hektare lahan milik PT Agro (BUMD Jabar) yang diambil alih masyarakat. Lahan hijau diserobot masyarakat. Sekarang bagaimana dikembalikan ke pangkuan pemiliknya yaitu negara," kata pria yang akrab disapa Aher di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (4/10).

Aher dalam kesempatan itu mengumpulkan beberapa pihak seperti TNI, Polri, untuk menangani permasalahan kerusakan lingkungan di Jabar. Disepakati, komitmen bersama yang dituangkan dalam kesepakatan Satuan Manunggal Satu Atap (Samsat) sungai Cimanuk-Cisanggarung.

Hadir Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo, Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito, Kajati Jabar.

Aher menuturkan, kondisi Sungai Cimanuk yang meluap hingga meluluhlantakkan Garut sudah sangat mengkhawatirkan. Oleh sebab itu Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk harus diselamatkan dengan baik. Harus ada gerakan tidak menebang pohon dan membuang limbah apapun ke sungai.

"Sekarang yang paling kritis (kondisinya) adalah Cimanuk-Cisanggarung. Itu perlu ditangani bersama-sama," tuturnya.

Samsat Cimanuk-Cisanggarung itu, lanjut dia, hadir karena banyak lahan milik pemerintah diserobot masyarakat. Sehingga, lahan yang seharusnya dibuat hutan lindung kini digunakan masyarakat untuk menanam sayur-sayuran.

"Kalau tidak bareng-bareng cukup sulit. Ini perlu kekuatan untuk menyelesaikan perambahan tersebut," ujarnya.

Aher menduga ada orang-orang yang berkekuatan sehingga luasnya lahan milik pemerintah bisa diserobot. "Dua ribu hektare itu bukan lahan sedikit, pasti ada orang-orang punya kekuatan ekonomi," tandasnya.

Kapolda Jabar menambahkan, dua hari setelah kejadian, dirinya langsung melakukan peninjauan yang mengungkap beberapa fakta kerusakan di bagian hulu.

"Faktanya di sana hulu rusak. Pokoknya ada alih fungsi lahan mulai dari kebon sayur sampai tempat wisata," paparnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP