Agung Laksono: Soal tersangka KPK, emang gue pikirin
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tengah membidik salah satu menteri aktif. Kata kuncinya, menteri ini pernah diperiksa dalam sebuah perkara korupsi. Menko Kesra Agung Laksono yang pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam dugaan suap PON Riau, meminta KPK berhenti berteka-teki.
"KPK jangan buat teka-teki, sebaiknya sebut saja siapa," kata Agung di Kantor Menko Kesra, Jakarta, Kamis (9/8).
Agung yakin bukan dirinya yang dimaksud KPK. Karena itu dia cuek saja saat pimpinan KPK Bambang Widjojanto membuat pernyataan soal ini.
"Kalau saya mah tidak jadi pikiran. Orang saya tidak melakukan tindakan korupsi. Memangnya gue pikirin, yang penting PON tetap jalan," tegas Agung.
Agung menilai KPK kini tak ubahnya seperti politikus yang gemar membuat pernyataan kontroversi. KPK diminta tidak berteka-teki yang menimbulkan polemik.
"Ini kan semua karena main pemberitaan saja. KPK sudah kaya politisi saja main teka-teki," sindir politikus Partai Golkar ini.
Sebelumnya, KPK tengah membidik salah seorang menteri aktif di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II menjadi tersangka. Menteri itu bahkan disebut-sebut sebagai orang terdekat Presiden SBY.
Siapa sosok yang dimaksud, KPK masih bungkam. Hanya saja, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto berjanji akan mengumumkannya paling lambat setengah tahun lagi.
"Beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," kata Bambang di KPK.
Sejumlah menteri pernah diperiksa sebagai saksi di KPK. Mereka adalah Menko Kesra Agung Laksono dalam kasus penyelenggaran PON di Riau, Menpora Andi Mallaranggeng dalam kasus Hambalang, dan Menakertrans dalam kasus suap di kementeriannya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya