Agar disangka pria, lesbi di Aceh ikat dada agar tak menonjol
Merdeka.com - Polisi syariah Aceh mengamankan F (15) anak baru gede (ABG) di Aceh menjadi lesbi karena patah hati dan kecewa kepada sang kekasih yang juga seorang gay. Selain F, polisi syariah juga mengamankan sejumlah rekan F sesama lesbi, salah satunya adalah D.
D mengaku sering kumpul bareng di salah satu kafe yang ada di seputaran Simpang Lima Banda Aceh. Di kafe itulah ia bertemu dengan pasangannya berinisial Mel yang masih duduk di bangku SMU sekitar 3 bulan yang lalu.
"Saya menjadi seperti ini sejak 10 tahun yang lalu," ungkap D yang menggunakan baju kuning dan menggunakan behel gigi kepada merdeka.com, Rabu (12/3).
Untuk mengelabui orang lain agar mereka tidak diketahui sebagai wanita, mereka mengikat dadanya agar payudaranya tak menonjol agar berbentuk. Selain itu, mereka juga mengenakan pakaian dan memotong rambutnya dengan gaya pria.
Petugas polisi syariah Banda Aceh, Zamzami membenarkan permintaan warga agar D dan F dibina polisi. Pihaknya langsung menjemput ABG itu dan membawanya ke kantor setelah dimandikan oleh warga.
"Benar, tadi ada datang orang tua F, demikian juga kepala desa setempat meminta untuk dibawa ke kantor WH," tukasnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya