Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AFP nekat bacok guru karena baju olahraga dan jadwal UTS ditahan

AFP nekat bacok guru karena baju olahraga dan jadwal UTS ditahan Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Petugas Polresta Tangerang melakukan penyelidikan kasus AFP, murid SMK Darussalam, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang membacok dua ibu gurunya pada Rabu (7/10). Fakta baru, AFP kesal lantaran tidak diberi baju olahraga dan jadwal ujian.

"Menurut pengakuan tersangka dalam keterangan BAP-nya, dia kesal terhadap korban Muryanah karena tersangka meminta baju olahraga dan jadwal UTS namun tidak diberikan padahal sudah dibayar lunas," terang Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arman saat menyampaikan perkembangan kasus tersebut, Kamis (8/10).

Ditanya soal hubungan antar keduanya, dia mengatakan, hubungan keduanya selama ini tidak ada yang aneh.

"Tak ada sama sekali hubungan khusus. Saat ini kesulitan kita juga korban masih kritis, belum bisa diperiksa sama sekali," ujar Kasat.

Untuk diketahui, AFP nekat melakukan percobaan pembunuhan kepada dua gurunya lantaran merasa dirinya paling sering dimarahi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/10) sekira pukul 00.45 WIB di Rumah Yayasan Darussalam, Jalan Samirun Kampung Bubulak RT 01 RW 03 Mekarbakti, Panongan, Kabupaten Tangerang.

"Jadi penyebabnya memang benar seperti itu, sudah tiga kali minta jadwal UTS sama baju olahraga tidak dikasih, alasannya apa? kita belum tahu alasan Muryanah," jelas IPTU Wawan Purnama, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP