Adnan Pandu Praja sebut 'sprindik' yang dia tandatangani asli
Merdeka.com - Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja membenarkan dirinya ikut tanda tangan dokumen yang disinyalir draft surat perintah penyidikan (Sprindik) Anas Urbaningrum. Adnan membenarkan keaslian dokumen tersebut sebelum dia cabut tanda tangannya kembali.
"Dokumen itu asli tapi yang di luar ya gak tahu," ujarnya usai konpers bersama BPKP di Gedung KPK, Rabu (13/2).
Adnan menceritakan saat itu dirinya tanda tangan pada Kamis malam. Sebelum tanda tangan, dia melihat pimpinan KPK lainnya, yakni Zulkarnain telah tanda tangan.
Adnan menceritakan dokumen itu ada 3 kopian. Satu kopiannya, hanya terdapat tanda tangan Ketua saja, dan kopian lainnya tanda tangan pimpinan-pimpinan KPK lainnya. Nah, di situ lah Adnan melihat Zulkarnain dan Abraham Samad telah tanda tangan.
"Ada (tanda tangan) Pak Zul dan Pak Abraham," ujarnya.
Keesokan paginya, baru Adnan mengetahui bahwa belum dilakukan gelar perkara dalam kasus menimpa Ketum Demokrat Anas Urbaningrum tersebut. Dan segera Adnan mencabut kembali tanda tangannya.
"Malem harinya saya paraf, pagi-pagi saya coret dukungan saya, karena gelar (perkara) belum ada," jelas Adnan. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya