Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Sapi Mati Mendadak di Gunungkidul, Sampel Darah Diuji ke Laboratorium

Ada Sapi Mati Mendadak di Gunungkidul, Sampel Darah Diuji ke Laboratorium sapi. shutterstock

Merdeka.com - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul mendapatkan laporan seekor sapi yang mati mendadak di Dusun Grogol IV, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kamis (27/6). Laporan ini menambah daftar jumlah sapi yang tiba-tiba mati di Dusun Grogol IV.

Sebelumnya tiga ekor sapi di Grogol IV dilaporkan mati mendadak pada bulan Mei 2019 yang lalu. Dari hasil laboratorium diketahui tiga sapi itu positif bakteri antraks.

Kepala DPP, Bambang Wisnu Broto membenarkan adanya laporan sapi mati mendadak di Grogol IV. Laporan ini diterima pada Kamis (27/6) pukul 04.30 WIB.

"Ada satu ekor sapi yang mati mendadak di Grogol IV, kejadiannya jam 4 pagi tadi. Ternyata itu (sapi yang dilaporkan mendadak mati) adalah anak dari indukan sapi yang mati (karena positif bakteri antraks) beberapa waktu lalu," kata Bambang saat dihubungi.

Bambang menjelaskan usai mendapatkan laporan DPP Kabupaten Gunungkidul pun menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan langsung. Selain itu, petugas dari DPP Kabupaten Gunungkidul pun mengambil sampel darah dari sapi yang mendadak mati itu.

Bambang menambahkan sampel darah itu dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) yang berada di Wates. Sampel darah, lanjut Bambang akan diteliti apakah mengandung bakteri antraks atau tidak.

"Tadi petugas sudah mengambil sampel darah sapi yang mati mendadak. Hari ini sampelnya dibawa ke laboratorium BBVet Wates untuk diuji. Jadi kita belum tahu hasilnya positif apa negatif (bakteri antraks)," tutup Bambang.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP