Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada nama suami Dian Sastrowardoyo di pusaran kasus suap eks Dirut Garuda

Ada nama suami Dian Sastrowardoyo di pusaran kasus suap eks Dirut Garuda Dian Sastro dan Indraguna Sutowo. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus proses kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Rolls-Royce oleh PT Garuda Indonesia. Atas kasus korupsi tersebut, KPK sudah menetapkan dua tersangka, eks Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memanggil Maulana Indraguna Sutowo yang merupakan suami dari aktris Dian Sastrowardoyo untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Emirsyah Satar.

"Diperiksa untuk tersangka ESA ," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (27/3).

Namun, anak dari Indraguna Sutowo tersebut tak memenuhi panggilan KPK. Febri mengatakan, pihaknya tidak menerima pemberitahuan terkait ketidakhadiran Maulana.

"Hingga sore penyidik belum memperoleh konfirmasi terkait alasan ketidakhadiran saksi," kata Febri.

Menurut penelusuran dari media sosial Maulana, yang bersangkutan tengah berada di Melbourne Grand Prix Circuit dalam acara Grand Prix F1.

Seoerti diketahui, KPK telah menetapkan dua tersangka terkait kasus tersebut, yaitu Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo yang merupakan Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA). Maulana Indraguna Sutowo kini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA) menggantikan Soetikno Soedarjo

Emirsyah Satar dalam perkara ini diduga menerima suap 1,2 juta euro dan US$ 180 ribu atau senilai total Rp 20 miliar.

Ia juga diduga menerima barang senilai US$ 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia, dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 di PT Garuda Indonesia.

KPK menduga, pemberian suap itu dilakukan melalui seorang perantara Soetikno Soedarjo selaku beneficial owner dari Connaught International Pte Ltd yang berlokasi di Singapura.

Soektino diketahui merupakan Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA), satu kelompok perusahaan di bidang media dan gaya hidup.

Rolls Royce oleh pengadilan di Inggris, berdasarkan investigasi Serious Fraud Office (SFO) Inggris, sudah didenda 671 juta pound sterling (sekitar Rp 11 triliun). Mereka melakukan praktik suap di beberapa negara, antara lain Malaysia, Thailand, Tiongkok, Brasil, Kazakhstan, Azerbaijan, Irak, dan Anggola.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP