Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada luka bekas benda tumpul pada bayi diduga dibunuh ayahnya

Ada luka bekas benda tumpul pada bayi diduga dibunuh ayahnya Ilustrasi Bayi Meninggal. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Gabriel Wate, bayi diduga dibunuh ayahnya, telah di autopsi tim forensik di Medan. Hasilnya terdapat luka lebam diduga bekas hantaman benda tumpul.

"Untuk sementara ini masih terlihat juga tanda-tanda kekerasannya. Meski jasad sudah membusuk, dari warnanya saja sudah terlihat tanda kekerasan," kata dr Mistar Ritonga, Ketua Tim Forensik yang melakukan autopsi terhadap jasad Gabriel di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tuasan, Medan, Selasa (29/3).

Berdasarkan pemeriksaan luar pun ditemukan sejumlah lebam di tubuh bayi yang meninggal pada usia 6 hari itu. "Lebam di kulit, di hidung, bibir bagian dalam kanan, kepala belakang, serta perut bagian belakang dan depan. Itu akibat terkena benda tumpul," jelas Mistar.

Sebelumnya, polisi bersama tim forensik membongkar makam bayi laki-laki bernama Gabriel Wate di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tuasan/Jalan Dahlia, Medan. Bayi itu diautopsi menyusul adanya laporan mengenai dugaan bayi itu tewas akibat dibunuh ayah kandungnya, SJF (24).

Laporan dibuat ibu si bayi, Monica Sari Silaban (22). Perempuan ini curiga melihat kondisi Gabriel dan gelagat SJF (pasangannya tanpa menikah) sebelum bayi itu meninggal dunia.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP