Ada Longsor & Jembatan Rusak, 3 Jalur di Garut Belum Bisa Dilewati Kendaraan
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, menyebut bahwa sampai Senin (11/1), tiga jalur di wilayah selatan sampai saat ini belum bisa dilewati kendaraan. Di tiga jalur tersebut, saat ini masih ada material longsor dan jembatan yang belum diperbaiki.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan menyebut bahwa sejak Sabtu (9/1) setidaknya terdapat 9 kejadian bencana yang menyebabkan terganggunya akses jalan.
"Bencananya terjadi di beberapa kecamatan, mulai Talegong, Cisewu, Pakenjeng, Banjarwangi, Pamulihan, hingga Singajaya. Jalan yang terganggu akibat bencana ini adalah jalan Provinsi dan jalan Kabupaten," sebut Tubagus.
Untuk jalan provinsi di jalur selatan Jawa Barat, sejak terjadinya bencana belum bisa sama sekali dilewati kendaraan karena jembatannya roboh. Dari informasi yang diterimanya, dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan jembatan darurat agar jalur yang menghubungkan Garut dengan Bandung bisa segera dilewati kendaraan.
"Info terakhir memang sudah disiapkan, tapi kapan akan diperbaikinya kita belum ketahui," katanya.
Sementara itu, di jalan kabupaten, ada dua titik jalan yang belum bisa dilewati dengan aman. Jalan tersebut terdapat di Kecamatan Pamulihan dan Pakenjeng. Saat ini, di dua titik jalan itu belum bisa dilewati karena tertutupnya jalan oleh material longsor berupa tanah dan batu.
Di jalan kabupaten, diakui Tubagus, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Garut untuk melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat berat di lokasi yang masih tertutup itu.
"Beberapa warga yang menggunakan motor, di jalur itu ada yang maksain naik. Semoga dari PUPR bisa segera membersihkan dan jalannya bisa segera dilalui dengan aman," tutupnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya