Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada korban lain di kasus utang keperawanan, wanita berinisial B

Ada korban lain di kasus utang keperawanan, wanita berinisial B Gama Mulya (21) dan AS (21) diamankan polisi.. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus pembiusan dan pemerkosaan yang dilakukan pasangan kekasih, Gama Mulya dan AS tidak cuma sekali. Diduga sebelumnya sejoli tersebut juga pernah melakukan tindakan serupa. Hingga kini polisi masih mendalami kasusnya.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Adam Purbantoro mengungkapkan, kedua pelaku membawa korban ke rumah orangtuanya. Di sana, korban dilecehkan oleh Gama dan AS.

"Ada korban lain, satu orang yang masih kita cari identitas lengkapnya. Pelaku membawa korbannya itu ke rumahnya," kata Adam di Mapolresta Malang Kota Malang, Rabu (12/8).

Korban ditelanjangi dan difoto, tetapi pelaku tidak sampai melakukan hubungan badan seperti yang terjadi di kasus EW. Pelaku mengaku tidak tega sehingga hanya dibiarkan tertidur di lantai tanpa baju.

"Hingga kini belum ditemukan identitasnya. Korban hanya diajak minum sampai mabuk, kemudian ditelanjangi," katanya.

Kejadian tersebut dilakukan sekitar setahun terakhir. Pelaku mengaku kenal di sebuah minimarket yang kemudian dirayu bersama-sama.

"Korban bukan mahasiswa. Berdasarkan pengakuan korban berinisial B asal Singosari," tegasnya.

Dengan bukti foto korban dan keterangan pelaku, polisi kini sedang mencari B. Dalam foto tersebut, terlihat sang korban berambut panjang dengan perawakan sedikit kurus.

Sebelumnya diberitakan, Gama dan AS menculik dan membius mahasiswi Universitas Brawijaya Malang berinisial EW. Bahkan AS membantu Gama memperkosa korban.

Tindakan AS sebagai pengganti statusnya yang sudah tidak perawan saat melakukan hubungan badan dengan Gama. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP