Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada kasus perkelahian hingga meninggal, polisi tutup tambang rakyat

Ada kasus perkelahian hingga meninggal, polisi tutup tambang rakyat Ilustrasi Pertambangan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan menutup salah satu lubang tambang rakyat di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Penutupan ini lantaran sering terjadi perkelahian di daerah itu.

"Alasan penutupan ini, karena di lokasi tersebut terjadi tindakan perkelahian dan penganiayaan sampai ada korban meninggal. Makanya ditutup untuk dilakukan penyelidikan," kata Kepala Polres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana di Ratahan, Minggu (10/7).

Seperti diberitakan Antara. Tindakan kriminal tersebut menjadi perhatian serius dari pihak Polres Minahasa Selatan karena berada di kawasan pertambangan rakyat.

"Makanya kita turunkan tim khusus untuk melakukan penutupan lokasi tambang ini, dan langsung dipasang garis polisi," ujar Perdana.

Selain itu, kata Perdana, pihaknya menyiagakan petugas untuk melakukan penjagaan di lokasi tambang yang bermasalah tersebut.

"Kita tetap siagakan petugas untuk menjaga stabilitas keamanan dan cipta kondisi, khususnya di daerah tersebut," katanya.

Perdana pun memintakan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondisi keamanan dan ketertiban, serta tidak terpancing isu-isu provokasi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan AKP Ali Taher mengungkapkan, pihaknya saat ini telah menangkap terduga pelaku penganiayaan di lokasi tambang yang berjumlah tujuh orang. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP