Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada Bandara Soedirman, Purbalingga gencarkan promosi wisata

Ada Bandara Soedirman, Purbalingga gencarkan promosi wisata ilustrasi bandara. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/NicoElNino

Merdeka.com - Keberadaan Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman dinilai bakal mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purbalingga. Peluang tersebut dinilai mesti dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten setempat, khususnya Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata dengan mulai melakukan ekspansi promosi melibatkan seluruh pelaku usaha jasa pariwisata.

Salah satu strategi promosi, Pemkab Purbalingga didorong agar memperbanyak pelaksanaan event pariwisata. Pasalnya, event wisata terbukti mampu menyedot kunjungan wisatawan sebagaimana yang telah dilakukan oleh kabupaten lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Event pariwisata jika perlu digelar minimal dua minggu sekali. Dengan cara ini, maka akan banyak wisatawan yang berdatangan ke Purbalingga. Event yang digelar tentunya harus unik, tematis dan tidak ada di kabupaten lain," kata Eko Suseno Martuti, konsultan manajemen dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata, Rabu (26/9).

Eko menyarankan, sebelum menggelar event, paling tidak Purbalingga lebih dahulu menarik kegiatan di tingkat provinsi untuk digelar di Purbalingga. Misalnya, setiap kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk melakukan lobi ke OPD di tingkat provinsi, agar menggelar kegiatannya di Purbalingga.

"Jika ada 20 even skala Jateng, dan setiap event dihadiri 1.000 orang, akan butuh penginapan sekitar 500 kamar, juga pendatang butuh makan, butuh oleh-oleh dan lainnya. Ini dampak ekonominya luar biasa," kata Eko Suseno yang juga dosen Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW) ini.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Prayitno mengatakan Purbalingga memang tengah menggenjot target kunjungan wisatawan sebagai bagian upaya kebijakan pengembangan pariwisata di Purbalingga. Tahun 2018 ini, target kunjungan wisatawan nusantara dipatok 2,53 juta orang.

Jumlah tersebut masih menempati posisi lima besar kunjungan wisatawan di Jawa Tengah. Selain itu, Pemkab juga menyiapkan beberapa event wisata baru. Paling tidak, dalam satu bulan nantinya akan digelar minimal satu event wisata

"Saat ini setidaknya sudah ada 10 kegiatan festival yang digelar. Pasca kunjungan ke Banyuwangi, Pemkab menginventarisir ada 31 jenis festival, seperti festival rambut, festival knalpot, festival Klawing, festival kopi dan lainnya," kata Prayitno

Usulan lain untuk dongkrak wisatawan, para pelaku usaha jasa pariwisata diminta bersinergi melakukan self force promosi keluar kota sasaran pasaran wisata. Self force ini mesti diikuti para pengelola destinasi wisata, pengelola hotel, pengelola rumah makan dan pelaku desa wisata.

Menjawab tantangan itu, Direktur PD Owabong, Hartono menyatakan pihaknya akan menyiapkan self force pemasaran wisata Purbalingga secara sinergi pada Januari mendatang. Sasaran pasar yang massif di Yogyakarta dan Solo.

"Kami akan menyiapkan pemasaran secara sinergi ini agar langsung mengena ke pasar," kata Hartono.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP