Ada anggota Brimob dianiaya sebelum gerombolan bermotor ngamuk di Kemang
Merdeka.com - Anggota Brimob Polri berinisial YA (24) menjadi korban penganiayaan. Dia ditemukan tergeletak di depan Kafe Dronk, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Selang sehari lokasi itu diserang gerombolan bermotor.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan peristiwa ini. Korban ditemukan dengan luka tusukan senjata tajam pada Minggu (4/3) sekitar pukul 04.00.
"Memang ada, benar itu ya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/3).
Korban diserang di dekat cafe tepatnya di lampu merah tak jauh dari mini market. Korban sempat lari dari arah kafe. Kemudian, segerombolan orang dengan memakai helm memukuli korban hingga tersungkur.
Korban sempat dibantu ojek daring yang kebetulan ada di lokasi. Setelah pengeroyokan, para pelaku langsung melarikan diri ke arah selatan atau menuju Jalan Ampera Raya.
Hal ini persis dengan jalur yang dilintasi gerombolan bermotor yang juga menyerang dini hari tadi. Diketahui gerombolan bermotor menyerang acak warga dan kendaraan dari arah McDonald's Kemang menuju arah Jalan Ampera Raya. Argo mengatakan hal ini masih diselidiki apakah ada keterkaitannya.
"Masih kita cari keterkaitannya," kata Argo.
Sebelumnya, sekelompok orang menggunakan sepeda motor mengamuk di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Secara bergerombol, mereka merusak motor-motor yang sedang terpakir. Tak hanya itu, gerombolan pemotor itu juga menyerang sejumlah orang yang tengah nongkrong di pinggir jalan.
"Saya dikejar sampai digebuki. Seingat saya sih enggak ada yang bawa senjata tajam. Pakai helm full face rata-rata," ujar Detok yang sehari-hari membuka kios rokok dan kopi pada merdeka.com, Senin (5/3).
Senada dengan Detok, Ian (48) tak luput menjadi korban amukan para pemotor tersebut. "Jadi ada gerombolan motor. Mereka konvoi terus nyerang semua motor yang kelihatan. Sama orang-orang yang lagi nongkrong di pinggir jalan dikejar terus dipukuli," akunya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya