Abdullah kunci pintu rumah sebelum bantai istri dan anak
Merdeka.com - Sebelum korban dibantai oleh Abdullah (50), warga sekitar rumah sempat mendengarkan adanya teriakkan minta tolong. Namun tidak diketahui, teriakan itu dari istrinya, Wiwik Halimah (48) atau anaknya, Putri Saridevi (16).
"Tetangga rumah mendengar ada yang minta tolong kemudian keluarga ramai-ramai mendatangi lokasi," kata Fauzi, tetangga depan rumah korban, Selasa (3/8).
Abdullah menghabisi istri dan anaknya. Keduanya ditebas dengan perang sebelum kemudian rumah tempat tinggalnya dibakar oleh pelaku. Sementara Dullah ditemukan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi lemas setelah minum cairan pembersih WC. Pelaku diduga berusaha bunuh diri.
"Pak Dullah terlentang setelah minum pembersih lantai di kamar mandi," katanya.
Fauzi mengaku sempat melihat jenazah Wiwik berada di dalam kamar tengah dengan kondisi bersimbah darah. Tubuhnya berada di dalam kamar sementara sebagian kepalanya berada di luar, dengan kondisi terluka di bagian leher. Diduga korban sempat melakukan perlawanan sebelum dihabisi.
Sementara jasad putrinya ditemukan tergeletak di depan pintu belakang. Putri diduga berusaha kabur melewati pintu belakang, namun terkejar oleh ayahnya.
"Jasad Bu Wiwik di ruang tengah, kalau anaknya di pintu belakang. Lukanya di leher, seperti digorok, kalau anak dicincang dari belakang," katanya.
Aksi sadis Abdullah tersebut terjadi Selasa (4/8) pukul 02.45 WIB dini hari di Desa Argosari RT 2/RW 1, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Kondisi semua pintu rumah juga terkunci sehingga warga kesulitan akan memberikan pertolongan.
Kapolsek Jabung, AKP Hartono saat dihubungi wartawan mengaku telah mengamankan Abdullah yang berusaha mengakhiri hidupnya. Sejumlah luka ditemukan di tubuh kedua korban tersebut.
"Kita mengamankan seseorang yang diduga pelaku pembacokan. Ditemukan luka di bagian pipi dan leher bagian belakang, sementara korban lain luka di punggung," katanya.
Polisi masih menunggu hasil autopsi oleh RS Saiful Anwar Malang. Pelaku masih dalam kondisi tidak sadar dengan pengamanan sejumlah petugas.
"Kita masih menunggu pelaku sadar. Tidak ada pelaku yang lain, hanya satu orang," tegasnya.
Sementara itu, warga terus berdatangan ke lokasi. Tampak police line terpasang mengitari rumah korban. Beberapa kaca bagian rumah pecah, bekas dipecahkan warga untuk menyelamatkan diri. Beberapa barang juga tampak bekas terbakar.⬠(mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya