Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aa Gym: Mudah-mudahan enggak ada lagi kasus penistaan agama

Aa Gym: Mudah-mudahan enggak ada lagi kasus penistaan agama Aa Gym di Jalan Tambak. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar mengatakan, kasus yang mendera Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama bisa jadi pelajaran bersama. Kasus tersebut semoga tidak terulang sampai kapan-pun.

Pria yang akrab disapa Aa Gym itu hadir dalam Aksi Nusantara Bersatu di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (30/11). Puluhan ribu warga Jabar tumplek di lapangan yang berhadapan langsung dengan Gedung Sate tersebut.

Selain itu, TNI, Polri, warga sipil, pelajar, sampai para veteran dan sejumlah elemen masyarakat lainnya hadir dalam kesempatan tersebut.

"Mudah-mudahan enggak ada lagi kasus penistaan agama. Kemarin (kasus Ahok) bisa jadi pelajaran buat semua," kata Aa Gym di atas panggung besar.

Aa Gym lantas menyampaikan prinsip sederhana hidup akur bagi masyarakat. Rumusnya kata dia, Tigasa. "Tigasa itu; saya aman bagimu, saya menyenangkan bagimu, dan saya bermanfaat bagimu," ungkapnya.

Tiga rumus itu intinya saling menghargai satu sama lain. Dia berharap dengan prinsip itu Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) tetap utuh.

Selain Aa Gym yang mewakili umat muslim, perwakilan dari agama lainnya juga menyampaikan dukungan agar NKRI tetap terjaga.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP