9 Perempuan Pansel KPK dinilai kejutan yang menyenangkan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan sembilan nama panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang semuanya adalah perempuan.
Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto menganggap penunjukan sembilan Pansel tersebut memberikan harapan baru bagi Indonesia.
"Pansel ini memberikan harapan baru yang positif," kata Nico dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (23/5).
Menurut Nico, keputusan Jokowi yang memilih kaum perempuan sebagai Pansel adalah sebuah kejutan. Pasalnya, sembilan nama itu tidak pernah dibayangkan oleh publik sebelumnya.
Dia mengatakan, publik mengalami kejutan yang menyenangkan dengan pilihan Jokowi tersebut. "Karena nama-nama yang sering beredar kan biasanya kalau dari bidang tata negara ada Saldi Isra, atau dari hukum ada Bang Todung," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah membentuk dan mengumumkan panitia seleksi pimpinan KPK. Dari 9 nama anggota pansel tersebut, semuanya perempuan.
"Saya bekerja dalam membentuk Pansel KPK dan panitia harus kompeten dan berintegritas, keahlian harus lengkap. Di sini ada ahli hukum, ekonomi manajemen, psikolog, sosiolog dan ahli tata kelola pemerintahan," kata Jokowi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (21/5).
Dengan kriteria ini, Jokowi berharap komisioner nanti mampu memperkuat KPK. Selanjutnya dapat bersinergi dalam rangka membangun sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Berikut 9 nama anggota panitia seleksi pimpinan KPK yang ditunjuk Presiden Jokowi:
1. Destry Damayanti ahli ekonomi keuangan dan moneter, ketua merangkap anggota
2. Eni Nurbaningsih pakar hukum tata negara ketua badan pembinaan hukum nasional, wakil ketua
3. Harkristuti Harkrisnowo Pakar Hukum Pidana dan HAM, Ketua Badan Pengembangan Manusia Kemenkum HAM
4. Betty Alisyahbana Ahli IT dan Managemen
5. Yenty Garnasih pakar hukum pidana ekonomi dan pencucian uang
6. Supra Wimbarti ahli psikologi SDM dan pendidikan
7. Natalia Subagyo, ahli tata negara pemerintahan
8. Dyani Sadya Wati ahli di Bappenas
9. Meutia Ganie Rochman ahli sosiolog? korupsi dan modal sosial.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya