9 Penerbangan di Bandara Adisutjipto terdampak erupsi Merapi
Merdeka.com - Gunung Merapi mengalami letusan freatik pada Jumat (11/5) pukul 07.43 WIB. Letusan freatik ini disertai dengan durasi kegempaan selama 5 menit dan ketinggian kolom hingga 5500 meter di atas puncak.
Akibat letusan freatik ini, abu vulkanik pun terjadi di sejumlah wilayah di Yogyakarta. Kondisi ini membuat Bandara Adisutjipto Yogyakarta ditutup sementara.
Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Liza Anindya mengatakan dampak letusan freatik ini menyebabkan Bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk sementara ditutup. Penutupan, kata Liza dilakukan sejak pukul 10.25 WIB.
"Untuk sementara aerodrome Bandara Adisutjipto closed. Closed sejak pukul 10.25 WIB hingga waktu yang belum ditentukan," ujar Liza, Jumat (11/5).
Liza menyampaikan sedikitnya ada 9 penerbangan yang terdampak. Kesembilan penerbangan ini meliputi penerbangan nasional maupun internasional.
"Yang on ground ada 8 maskapai yaitu Silk Air SLK 151 JOG-SIN, Express Air XN 830 JOG-PNK, Lion Air JT 276 JOG-PKU, Nam Air IN 080 JOG-PLM, Citilink QG 783 JOG-HLP, Wings Air IW 1844 JOG-SUB, Lion Air JT 565 JOG-CGK dan Sriwijaya Air SJ 231 JOG-CGK," urai Liza.
Liza menambahkan ada satu rute penerbangan yang return to base. Penerbangan ini dari Bandara Halim Perdana Kusuma yang seharusnya mendarat di Bandara Adisutjipto kembali lagi ke Bandara Halim Perdana Kusuma.
"Yang return to base adalah Batik Air ID 7531 HLP-JOG. Return to base lagi ke HLP," tutup Liza.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya