9 Orang tewas dalam serangan di Pakistan
Merdeka.com - Sebuah bom kembali meledak di sebuah kompleks perumahan di Pakistan Barat Laut, Sabtu (21/7) waktu setempat. Pemerintah dan para pejabat intelijen mengatakan bom tersebut menewaskan 9 orang dan melukai 20 penduduk sipil.
Pemboman tersebut merupakan sebuah bom bunuh diri. Rumah penduduk dan sejumlah gedung perkantoran menjadi area sasaran bom bunuh diri yang dilakukan oleh sekelompok militan lokal di dekat desa Tal Spin, Orakzai.
"Kami tidak yakin jika seorang pembom bunuh diri menghantam kompleks atau jika beberapa militan merakit bom dan itu tidak sengaja meledak," kata seorang pejabat pemerintah daerah setempat. Demikian dikutip dari Reuters, Minggu (22/7).
Korban yang luka-luka segera dilarikan ke RS terdekat di distrik Hangu. Seorang pejabat RS setempat mengatakan, korban yang luka sedang dalam kondisi kritis.
Beberapa kelompok militan yang aktif yakni di wilayah semi-otonomi di barat laut Pakistan, juga wilayah dekat perbatasan Afghanistan, termasuk Taliban di Pakistan, bertanggung jawab untuk banyak insiden pemboman di seluruh negeri dalam beberapa tahun terakhir ini.
Di barat daya provinsi Baluchistan, sekelompok militan juga menyerang sebuah pos penjaga pantai. Enam personel yang berjaga dinyatakan tewas.
Tiba-tiba para penyerang yang menaiki truk pick-up dan sepeda motor kemudian menembakkan granat anti-roket dan senapan menyerbu di pos dekat kota Laut Arab pesisir Peshikan di distrik Gwadar.
Sebagian besar kekerasan yang terjadi di Baluchistan, provinsi terbesar di Pakistan yang merupakan wilayah termiskin, telah terjadi pertikaian etnis. Di Daerah Baluchistan telah terjadi pertikaian etnis yang berlarut-larut memerangi pemberontakan, menuntut otonomi yang lebih dan kontrol atas sumber daya alam.
Militan Islam yang setia pada al Qaeda dan Taliban juga aktif di provinsi itu, di dekat perbatasan Iran dan Afghanistan. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya