8 Siswa Sekolah Inspektur Polisi Asal Polda DIY Positif Corona
Merdeka.com - Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan, terjadi penambahan 10 pasien positif virus Corona di Yogyakarta. Mereka diketahui, 2 orang baru melakukan perjalanan luar kota sedangkan 8 orang lainnya adalah siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP).
Dia menjelaskan, tambahan 8 pasien positif dari lingkungan polisi ini dari hasil tracing. Tracing ini terkait dengan pasien nomor kasus 239 yang dinyatakan positif virus Corona pada 1 Juni 2020 yang lalu dan dinyatakan sembuh pada 10 Juni 2020.
Terpisah, Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto menerangkan, 8 anggota Polri di lingkungan Polda DIY yang dinyatakan positif merupakan bagian dari 19 orang siswa SIP di DIY. Ke 19 orang tersebut menjalani pendidikan SIP di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat.
Dia menyebut 19 orang tersebut kemudian dipulangkan karena pandemi virus Corona. Ke 19 orang itu melanjutkan pendidikan secara daring di Sekolah Polisi Negara (SPN) Selopamioro di Kabupaten Bantul, DIY.
"19 orang itu mereka siswa SIP. Karena ada kasus COVID di Sukabumi lalu dikembalikan ke masing-masing Polda DIY," ujarnya.
Yuliyanto mengungkapkan, seluruh siswa itu sepulang dari Sukabumi kemudian menjalani rapid test. Saat rapid test ini diketahui ada 5 orang yang reaktif dan setelah di-swab hasilnya negatif.
Setelahnya, sambung Yuliyanto, rapid test kedua digelar. Saat itu ada satu anggota yang reaktif dan dinyatakan positif melalui tes swab. Satu anggota itu saat ini sudah dinyatakan sembuh.
"Rapid test ketiga hasilnya 9 orang reaktif, kemudian di-swab dan hasilnya 8 positif . Saat ini sudah ada di Rumah Sakit Bhayangkara. Selama menempuh pendidikan di SPN Selopamioro Bantul, mereka tidak pernah pergi ke mana pun. Selama di sana, mereka tidur di asrama SPN dan diawasi langsung," tegas Yuliyanto.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya