Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Bulan tak digaji, pesepakbola Bekasi ngamen di lampu merah

8 Bulan tak digaji, pesepakbola Bekasi ngamen di lampu merah rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Sungguh malang nasib pemain dan ofisial Persatuan Sepakbola Indonesia Patriot Bekasi (Persipasi) Kota Bekasi. Sudah delapan bulan sebanyak 26 pemain Persipasi tidak digaji.

"Untuk menyambung hidup selama ini, kami menjual Laptop dan barang berharga lain," kata striker Persipasi Eka Santika kepada merdeka.com, Kamis (9/8).

Mereka mulai tidak digaji sejak Januari 2012 hingga Agustus bulan ini. Sebagai bentuk protes, sebagian para pemain Persipasi mengamen di perempatan lampu merah Kayu Ringin, Kota Bekasi.

"Kami mengamen tadi pagi. Tidak tahu berapa dapatnya, tadi yang menghitung teman saya. Katanya cukup buat buka puasa," ujar Eka.

Padahal, musim 2011-2012 para pemain sudah mati-matian agar Persipasi tidak terdegradasi. "Tapi justru apresiasi dari manajemen tidak ada. Kami justru tidak digaji," ujar Eka.

Padahal, banyak pemain Persipasi yang sudah berkeluarga. Tentu saja, para pemain butuh uang untuk menghidupi keluarganya.

"Yang bujangan saja di sini banyak yang ngeluh, apalagi kami yang sudah rumah tangga. Ada yang mau beli rumah dan bangun rumah tidak jadi gara-gara tidak ada uang," kata Eka.

Selama ini, para pemain sudah berusaha agar gaji bisa turun. Senin pekan ini, para pemain juga sudah bertemu dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Apa hasilnya?

"Pak Wali Kota waktu itu berjanji akan memberikan uang untuk lebaran, memang tidak besar. Realisasinya katanya dalam satu atau dua hari ini, tapi sampai sekarang uang itu belum keluar," ujar Eka.

Eka menceritakan, wali kota Bekasi juga tidak bisa membayar gaji selama delapan bulan sekaligus. Alasannya, butuh miliaran untuk membayar tunggakan gaji pemain.

"Kata Pak Wali Kota jangan sekarang, butuh waktu. Mungkin uang buat Lebaran dulu," katanya.

Untuk gaji pemain Persipasi bervariasi. Eka sendiri mengaku mendapat gaji Rp 10 juta per bulan.

Selama ini, dia bersama pemain-pemain lainnya tinggal di mess Kompleks Villa 200, Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP