Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

8 Bulan di Singapura, mata bagian putih Novel Baswedan belum maksimal

8 Bulan di Singapura, mata bagian putih Novel Baswedan belum maksimal Novel Baswedan disiram air keras. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kondisi kesehatan mata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan hingga kini masih belum pulih. Novel masih diharuskan menjalani tindakan medis lanjutan di Singapura.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pertumbuhan selaput mata, khususnya bagian kiri, belum optimal.

"Pertumbuhan di bagian putih saat ini belum maksimal. Padahal bagian ini berfungsi memasok 'makanan' pada bagian hitam mata. Dan operasi bagian hitam mata baru dapat dilakukan setelah pertumbuhan bagian putih mata kiri maksimal," ujar Febri, Rabu (27/12).

Hingga saat ini, Novel telah delapan bulan lebih berada di Singapura untuk menjalani perawatan pasca penyiraman air keras oleh orang tak dikenal, hingga menyebabkan 95 persen bagian mata kirinya rusak. Mantan Kasatgas kasus korupsi simulator SIM itu pun telah menjalani operasi besar tahap I pada Agustus lalu.

"Pada operasi pertama dilakukan untuk memasang jaringan gusi yang akan menutupi bagian putih mata, karena pertumbuhan belum maksimal, dilakukan operasi kedua," ujarnya.

Sejauh ini polisi baru merilis sketsa pelaku penyiraman Novel dan mencocokkan sketsa tersebut ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri. Namun hingga kini, belum ada informasi terbaru yang dihasilkan.

Sementara itu, pihak KPK sepertinya masih menaruh harapan agar pelaku penyerangan dapat segera terungkap.

"Kami harap pelaku ditemukan dan diproses serta peristiwa penyerangan dapat segera diungkap agar teror, ancaman dan serangan terhadap pihak2 yg memberantas korupsi tidak terjadi lagi ke depan, " ujar Febri.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP