750 Personel Pengamanan Pilkada Solo Jalani Rapid Test
Merdeka.com - Polresta Surakarta akan menerjunkan 750 personel untuk mengamankan gelaran Pilkada serentak 9 Desember 2020. Jumlah tersebut setara dengan dua pertiga kekuatan Polresta Surakarta. Mereka akan menjalani tes cepat Covid-19 atau rapid test sebelum disebar di 1.231 tempat pemungutan suara (TPS).
"Sebanyak 750 personel yang ditugaskan mengamankan TPS akan kita rapid test. Ini bagian dari komitmen Polresta Surakarta menerapkan protokol kesehatan di TPS. Mereka juga harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Selasa (1/12).
Menurut Ade, dari 750 personel yang dilakukan rapid test, 350 personel di antaranya belum keluar hasilnya. Sedangkan 400 personel hasilnya negatif.
Terkait pengamanan pencoblosan, Ade menyampaikan pihaknya masih dibantu oleh TNI. Menurutnya, dari 1.231 TPS, ada 8 yang masuk dalam kategori rawan. Pihaknya akan menggandakan pengamanan di 8 TPS rawan tersebut.
"Ada 8 TPS yang masuk kategori rawan. Ini berdasar pada penyebaran Covid-19, Kamtibmas, dan rawan kategori bencana di sekitar TPS," jelasnya.
"TPS rawan ini akan ada pengamanan khusus. Jumlah petugas akan kita lipatkan dua kali atau menjadi dua orang personel," imbuh Ade,
Ade meyakini pelaksanaan Pilkada Solo akan berjalan lancar, aman dan sehat. Mantan Kapolres Karanganyar ini mengatakan, pengamanan dilakukan di luar TPS.
Diberitakan sebelumnya, Pilkada Solo dikuti dua pasangan calon. Yakni Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dari jalur perseorangan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya